Rabu, 28 Mei 2014

Urusan Yang Palin Utama

Keutamaan Islam dan Yang Manakah Urusan Yang Palin Utama




24  Diriwayatkan daripada Abdullah bin Amru r.a katanya:

Seseorang telah bertanya kepada Rasulullah s.a.w: Apakah sifat yang paling baik dalam Islam? Rasulullah s.a.w bersabda: Memberikan makanan serta memberi salam samada kepada orang yang engkau kenali atau pun tidak


25 Diriwayatkan daripada Abdullah bin Amru bin al-As r.a katanya:

Seseorang telah bertanya Rasulullah s.a.w: Apakah sifat orang Islam yang paling baik? Rasulullah s.a.w bersabda: Seseorang yang menyelamatkan orang-orang Islam dengan lidah dan tangannya


26 Diriwayatkan daripada Abu Musa r.a katanya:

Aku bertanya: Wahai Rasulullah! Apakah sifat orang Islam yang paling baik? Rasulullah s.a.w bersabda: Seseorang yang menyelamatkan orang-orang Islam dengan lidah dan tangannya

Minggu, 25 Mei 2014

Tata Cara Sholat Ghoib / Jenazah

Tata Cara Sholat Ghoib / Jenazah



Rukun Shalat Jenazah

Shalat jenazah itu terdiri dari 8 rukun.

1. Niat
Shalat Ghoib / Sholat jenazah sebagaimana shalat dan ibadah lainnya tidak dianggap sah kalau tidak diniatkan. Dan niatnya adalah untuk melakukan ibadah kepada Allah SWT.
Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya dalam agama yang lurus , dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.(QS. Al-Bayyinah : 5).
Rasulullah SAW pun telah bersabda dalam haditsnya yang masyhur :
Dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,“Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya. Setiap orang mendapatkan sesuai niatnya.”(HR. Muttafaq Alaihi).
Niat itu adanya di dalam hati dan intinya adalah tekad serta menyengaja di dalam hati bahwa kita akan melakukan shalat tertentu saat ini.

2. Berdiri Bila Mampu
Shalat Ghoib / jenazah tidak sah bila dilakukan sambil duduk atau di atas kendaraan (hewan tunggangan) selama seseorang mampu untuk berdiri dan tidak ada uzurnya.

3. Takbir 4 kali
Aturan ini didapat dari hadits Jabir yang menceritakan bagaimana bentuk shalat Nabi ketika menyolatkan jenazah.
Dari Jabi ra bahwa Rasulullah SAW menyolatkan jenazah Raja Najasyi (shalat ghaib) dan beliau takbir 4 kali. (HR. Bukhari : 1245, Muslim 952 dan Ahmad 3:355)
Najasyi dikabarkan masuk Islam setelah sebelumnya seorang pemeluk nasrani yang taat. Namun begitu mendengar berita kerasulan Muhammad SAW, beliau akhirnya menyatakan diri masuk Islam.

4. Membaca Surat Al-Fatihah

5. Membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW

6. Doa Untuk Jenazah
Dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW :Bila kalian menyalati jenazah, maka murnikanlah doa untuknya. (HR. Abu Daud : 3199 dan Ibnu Majah : 1947).
Diantara lafaznya yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW antara lain :
Allahummaghfir lahu warhamhu, wa’aafihi wa’fu ‘anhu, wa akrim nuzulahu, wa wassi’ madkhalahu, waghsilhu bil-ma’i watstsalji wal-baradi.
Yang Pendek :
Allahummaghfir lahu warhamhu, wa’aafihi wa’fu ‘anhu.

7. Doa Setelah Takbir Keempat
Allahumma Laa Tahrimna Ajrahu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfirlana wa lahu

8. Salam
 
Jadi secara urutannya adalah sebagai berikut :
1. Takbiratul Ihram seperti biasa
**Membaca Al-Fatihah
2. Takbir ke - 2
** Membaca Shalawat kepada Nabi SAW : Allahumma Shalli ‘Alaa Muhamad……………
3. Takbir Ke - 3
** Membaca Doa : Allahummaghfir lahu war-hamhu . . .
4. Takbir Ke -4
** Membaca Doa : Allahumma Laa Tahrimnaa Ajrahu
Mengucap Salam

Note : Apabila jenazah yang dishalati itu perempuan, maka bacaan Lahuu diganti dengan Lahaa. Jika mayatnya banyak maka bacaan Lahuu diganti dengan Lahum.

Sumber : http://xa.yimg.com

Rabu, 21 Mei 2014

Malu Merupakan Sebagian Dari Iman


Keterangan Tentang Pembagian Iman Yang Paling Tinggi dan Paling Rendah Kedudukannya.

Kelebihan Malu. Malu Merupakan Sebahagian Dari Iman.



21  Diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a katanya:

Rasulullah s.a.w bersabda: Iman terdiri daripada lebih dari tujuh puluh bahagian dan malu adalah salah satu dari bahagian-bahagian iman


22 Diriwayatkan daripada Ibnu Umar r.a katanya:

Nabi s.a.w mendengar seseorang menasihati saudaranya dalam hal malu iaitu melarangnya dan menganggap perbuatan itu buruk, lalu Nabi s.a.w bersabda: Malu itu sebahagian dari iman


23 Diriwayatkan daripada Imran bin Husaini r.a katanya:

Nabi s.a.w telah bersabda: Malu itu tidak datang kecuali dengan membawa kebaikan

Facebook Comments